PERBANDINGAN KECERDASAN MAJEMUK (Perspektif Al-Qurân dan Barat)

Authors

  • Azis Abdullah STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang posisi
manusia cerdas dan perbandingan bentuk kecerdasan
majemuk dalam perspektif Al-Qurân dan barat. Hasil
penelitian menunjukkan posisi manusia cerdas terungkap
dalam konsep manusia pilihan dalam kata mukhlason
(bersih/pilihan), al-Mushthofaina (orang-orang pilihan), dan al-
Khiyarah (pilihan). Posisi manusia terbaik dalam kata al-husnâ
(terbaik) dan husnu (yang terbaik). Manusia cerdas dalam
posisi manusia utama, tertuang dalam kata yatafadldlola
(lebih utama/tinggi), fadlun fadlun/tafdilan
(keutamaan/kelebihan), khair (lebih baik utama), aulâ atau fa
aulâ (lebih utama) dan al-mutslâ (utama/baik). Hasil yang
kedua perbandingan kecerdasan majemuk yang ditemukan
dalam konsep Al-Qurân dan Gardner, yaitu: kecerdasan
bahasa dimaknai dengan kecerdasan linguistic, kecerdasan
berpikir dimaknai sama dengan kecerdasan logic-mathematic.
Kecerdasan hati disamakan dengan kecerdasan intrapersonal.
Kecerdasan hidup disamakan dengan kecerdasan
eksistensional. Kecerdasan sosial disamakan dengan
kecerdasan interpersonal. Kecerdasan tubuh disamakan
dengan kecerdasan kinestetik. Kemudian kecerdasan melukis
disamakan dengan kecerdasan visual-spasial. Kecerdasan seni
disamakan dengan kecerdasan irama-musik dan kecerdasan
eksplorasi alam disamakan dengan kecerdasan naturalis.
Kemudian temuan penelitian lain bahwa kecerdasan
berwiraswasta, kecerdasan spiritual, kecerdasan
kepemimpinan, kecerdasan akhlak dan kecerdasan kinerja
tidak ditemukan dalam konsep Gardner.

Downloads

Published

2018-12-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

PERBANDINGAN KECERDASAN MAJEMUK (Perspektif Al-Qurân dan Barat). (2018). AL-MANAR : Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 7(2), 23-40. https://journal.staimsyk.ac.id/index.php/almanar/article/view/88