ARISTOCRACY PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA ERA UMAYYAH
Abstract
Islam dimasa bani Umayyah adalah Islam dalam balutan
pendidikan non Formal. Dimasa inilah awal dari konsep
pendidikan Kuttab dan sistem Qushur --pendidikan rendah
Istana-- menjadi pusat pemahaman konsep pendidikan yang
ada kala itu. Konsep pendidikan kuttab adalah pendidikan
yang dianut oleh masyarakat pada umumnya untuk belajar
materi membaca dan menulis al-Qur’an yang disesuaikan oleh
muallim (guru). Pendidikan sistem Qushur adalah pendidikan
yang diperuntukkan oleh anak-anak raja dan bangsawan.
Sistem Qushur ini disiapkan untuk anak didik agar mampu
melaksanakan tugas-tugasnya kelak setelah ia dewasa untuk
menjadi birokrasi. Konsep pendidikan yang kedua inilah yang
disebut dengan konsep pendidikan aristokrasi dalam
pendidikan muslim saat itu. Pendidikan non formal tersebut
yang akan menjadi bahan utama pembahasan sehingga tulisan
ini akan menerangkan konsep aristokrasi yang muncul di
masa kejayaan islam zaman Umayyah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)
