HADITS TARBAWI TENTANG POTENSI ANAK ( FITRAH )

Rubini Rubini

Abstract


Dua hadits yang tentang fitrah yang diriwayatkan oleh Imam
Bukhari dan Imam Ahmad bin Hanbal adalah merupakan hadits
yang shahih. Karena telah memenuhi syarat – syarat keshahihan
suatu hadis yaitu Sanadnya bersambung, Seluruh perawi dalam
sanad tersebut bersifat adil dan dhabith, dalam sanad tersebut
terhindar dari Syudzudz(kejanggalan) dan ‘illat(cacat). Fitrah
adalah potensi-potensi untuk menjadi baik dan sekaligus menjadi
buruk, potensi untuk menjadi muslim dan untuk menjadi
musyrik. Secara sederhana, fitrah di sini diartikan dengan potensi
untuk beragama, juga potensi untuk tidak beragama. Pendidikan
merupakan media untuk mempertahankan fithrah khalqiyyah dan
sarana untuk mengasah dan menumbuhkembangkan fithrah
munazzalah sehingga mampu mengimplementasikan
keberagaman dan moralitas yang baik. Orang tua mempunyai
tanggung jawab kepada anaknya berkembang sesuai fitrahnya, bertanggung jawab terhadap pendidikan anaknya. Langkah
pendidikan yang tepat harus ditempuh oleh orang tua adalah
pendidikan ketauhidan, pendidikan Akhlaq, pendidikan Sholat,
pendidikan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, pendidikan ketabahan
dan kesabaran.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36668/jal.v4i2.58

Article Metrics

Abstract view : 63 times | PDF view : 106 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Editorial Office:

Al-Manar : Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam

Jalan PringgoKusuman No.12 

Gedongtengen Yogyakarta, DI Yogyakarta, Indonesia, 55272

Phone: 0274- 580170

e-mail: almanar@journal.staimsyk.ac.id