DIGLOSIA MASYARAKAT TUTUR PADA PENGGUNAAN BAHASA ARAB (KAJIAN KEBAHASAAN TERHADAP BAHASA FUSHA DAN BAHASA ‘AMIYAH DILIHAT DARI PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK)

Widi Astuti

Abstract


Tema tersebut penulis angkat berdasarkan fenomena bahasa yang beragam dimana bahasa yang dipakai tidak hanya satu meskipun penuturnya sama dan pada satu tempat / tinggal di lingkungan yang sama. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain faktor fleksibilitas bahasa yang dipakai, faktor budaya dan kebiasaan, dan faktor-faktor diluar bahasa lainnya. Inti dari pembahasan ini antara lain adalah penjelasan mengenai maksud dari istilah diglosia, latarbelakang munculnya diglosia, dan beberapa contoh kosakata bahasa arab Fusha dan bahasa arab ‘Amiyah yang muncul akibat dari diglosia.

Full Text:

PDF

References


Ar-Rajihi, A. 1979. Fiqh al-Lughah fi-l Kutub al-Arabiyah. Beirut: Dar alNahdhah

Aslinda dan Syafyahya Leni. 2007. Pengantar Sosiolinguistik.Bandung PT.Replika Aditama

Alwasilah,A.Chaedar. 1985. Sosiologi Bahasa. Bandung. Angkasa

Chaer,Abdul. 1995. Sosiolinguistik Perkenalan awal. Jakarta. Rineka Cipta

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online diakses pada

Nababan, P.W.J. 1984. Sosiolinguistik Suatu pengantar. Bandung.Gramedia

Suwito. 1983. Sosiolinguistik:Teori dan Problema. Surakarta. Henary offset

Tohe, Bahasa Arab Fusha dan Amiyah. BAHASA DAN SENI, Tahun 33, Nomor 2, Agustus 2005

Hudson,R.A. 1998.Sosiolinguistik. Saduran. E.Suryatin.Bandung. Amal Keluarga




DOI: https://doi.org/10.36668/jal.v6i2.29

Article Metrics

Abstract view : 31 times | PDF view : 66 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Editorial Office:

Al-Manar : Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam

Jalan PringgoKusuman No.12 

Gedongtengen Yogyakarta, DI Yogyakarta, Indonesia, 55272

Phone: 0274- 580170

e-mail: almanar@journal.staimsyk.ac.id