Konsepsi Pendidikan Karakter Islam dan Barat: Studi Komparasi Pemikiran Imam Al-Ghazali dan Thomas Lickona

Authors

  • Khoirun Nofik Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Nur Hasan
  • Nur Cholid

DOI:

https://doi.org/10.36668/jal.v12i2.543

Abstract

Abstrak: Studi ini bertujuan untuk melakukan komparasi pemikiran Imam Al-Ghazali dan Thomas Lickona dalam konsepsi pendidikan karakter Islam dan Barat. Penelitian kepustakaan (library research) merupakan metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini. Metode ini melibatkan penelaahan terhadap penelitian dan literatur yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun berasal dari tradisi yang berbeda, mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu mengembangkan generasi yang memiliki karakter yang baik dan bertanggung jawab. Imam Al-Ghazali menekankan pentingnya hubungan manusia dengan Allah SWT. dan pendekatan spiritualitas dalam pendidikan karakter. Pemahaman agama, pengembangan keikhlasan, dan kesadaran akan tanggung jawab terhadap Tuhan menjadi fokus utama dalam pemikirannya. Di sisi lain, Thomas Lickona mengedepankan nilai-nilai budaya dan universal dalam pendidikan karakter. Ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai yang diakui secara universal, seperti kejujuran, keadilan, dan rasa hormat, dalam kehidupan sehari-hari. Pemikirannya menekankan penerapan nilai-nilai karakter dalam tindakan nyata dan menciptakan kesadaran tentang tanggung jawab individu terhadap diri sendiri, orang lain, dan masyarakat.

Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Imam Al-Ghazali, Thomas Lickona.

Downloads

Published

2023-12-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Konsepsi Pendidikan Karakter Islam dan Barat: Studi Komparasi Pemikiran Imam Al-Ghazali dan Thomas Lickona. (2023). AL-MANAR : Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 12(2), 66-78. https://doi.org/10.36668/jal.v12i2.543