Konsep Pendidikan Menurut Pemikiran Al-Qabisi
DOI:
https://doi.org/10.36668/jal.v11i2.310Keywords:
Konsep Pendidikan, Pemikiran Tokoh, Al-QabisiAbstract
Al-Qabisi adalah tokoh pemikir Islam klasik yang sangat konsen terhadap pendidikan . Al-Qabisi merupakan salah satu tokoh pendidikan dan seorang pemikir yang mempunyai kredibilitas tinggi dan peran yang sangat besar dalam mengembangkan pendidikan Islam klasik serta berpartisipasi dalam mewarnai corak perkembangan dunia pendidikan Islam. Ia memiliki kemampuan dalam melontarkan ide-ide dan gagasan pembaharauan yang mudah dicerna dan dipahami serta dikonsumsi oleh masyarakat luas. Pola pemikiran al-Qabisi lebih tertuju pada pengembangan-pengembangan dari berbagai sudut pandang. Seperti mengenai pemikiran anak didik bahwa bercampurnya antara anak didik laki-laki dan perempuan bisa dengan mudah merusak atau memperngaruhi psikologi anak didik lainnya.. Menurutnya kurikulum pendidikan bisa mengalami perubahan seperti perkembangan zaman. Begitu juga halnya dengan metode pendidikan yang harus diselaraskan dengan psikologis anak. Penelitian ini menggunakan metodologilibrary research dengan mengmbil referensi dari beberapa buku, artikel yang berkaitan dengan pemikiran al-Qabisi.
Â
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)
