Transformasi Peran Guru di Era Artificial Intelligence dalam Menghadapi Tantangan Pedagogis dan Kesiapan Literasi Digital
DOI:
https://doi.org/10.36668/y8ya1d96Abstract
Perkembangan teknologi digital di abad 21 menuntut adanya pembaharuan dalam dunia pendidikan, terutama munculnya kecerdasan buatan (AI). Hal ini mendorong adanya transformasi pada peran dan kompetensi guru dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran guru di era kecerdasan buatan atau Artificial Intellegence, mengidentifikasi tantangan pedagogis yang muncul, serta membahas urgensi kesiapan literasi digital sebagai penentu keberhasilan penerapan teknologi digital dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library reseach) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, kebijakan pendidikan, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam pembelajaran berubah yang awalnya berperan sebagai pusat penyampai informasi menjadi fasilitator digital, pendamping, dan evaluator berbasis data. Akan tetapi, integrasi AI dalam pembelajaran menghadapi tantangan pedagogis berupa keterbatasan literasi digital guru, fasilitas yang kurang memadai, serta beberapa persoalan mengenai etika dalam pembelajaran. Literasi data menjadi kompetensi yang penting guna melakukan anlisis dan evaluasi pembelajaran secara reflektif dan akuntabel. Hasil penelitian menegaskan bahwasanya keberhasilan transformasi pendidikan berbasis AI bukan terletak pada teknologi yang ada, melainkan juga pada kesiapan literasi digital, pedagogis guru, serta literasi data yang saling terintegrasi dan berkesinambungan.
References
Aprilia, Ratih, Rahmi Fahmi, and Harif Amali. Pengaruh Literasi Digital Dan Kepemimpinan Digital Terhadap Kesiapan Guru Dalam Menghadapi Perubahan Melalui Modal Psikologis. n.d., 798–810.
Aziz, Abdul, and Supratman Zakir. “Tantangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era 4.0.” Indonesian Research Journal on Education 2, no. 3 (2022): 1070–77.
Digital, Literasi, D. I. Era, Lisda Erma Melinda, and Nailah Tresnawati. 1 , 2 1. 10 (2025): 213–23.
Eliyanto, Erry Yulian Triblas Adesta, and Siti Fatimah. “Islamic Education Teachers’ Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): A Study in Indonesia.” Edukasia Islamika 6, no. 2 (2021): 144–63. https://doi.org/10.28918/jei.v6i2.625.
Hambali, Muh, and M. Pd I. Mu’alimin. Manajemen Pendidikan Islam Kontemporer. IRCiSoD, 2020. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=BarvDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA5&dq=manajemen+pendidikan+islam+kontemporer&ots=H9yPXpBrbW&sig=lyR2dTFmu9d4o8Lltfum8xV-Q00.
Journal, Development, Of Education, Eni Susilowati, Nova Kristian, and Ringgi Candraning Prawerti. KESIAPAN GURU DAN ADAPTASI PEDAGOGIS TERHADAP. 11, no. 2 (2025): 1283–91.
Kosim, Muhammad. “Penguatan Pendidikan Karakter Di Era Industri 4.0: Optimalisasi Pendidikan Agama Islam Di Sekolah.” TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 15, no. 1 (2020): 88–107.
Mishra, Punya, and Matthew J. Koehler. “Technological Pedagogical Content Knowledge: A Framework for Teacher Knowledge.” Teachers College Record: The Voice of Scholarship in Education 108, no. 6 (2006): 1017–54. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x.
Muafatun, Siti, and Moh Mujibur Rohman. “Potret Guru Ideal Dalam Pendidikan Islam Di Era Revolusi Industri 4.0.” AL-ALLAM 2, no. 1 (2021): 53–67.
Mubarak, Ahmad Zaki. Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0 Dan Problematika Pendidikan Tinggi. Vol. 3. Zakimu. com, 2019. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=-IubDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA7&dq=ahmad+zaki+mubarak&ots=4WoHX7Ay0X&sig=GQmIPraS-qnTT0IwZX3cBMD9hyk.
Of, Journal, and Islamic Primary. PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA PLATFORM CANVA DALAM TRANSFORMASI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU. 6, no. 2 (2025): 271–81.
Prabowo, Suryo, and Abd Gafur. Transformasi Kompetensi Pedagogik Digital Guru Melalui Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Dalam Pembelajaran Abad 21. 1, no. November (2025): 90–100.
Rahma, Isni Dwi, Rianti Rahmadania, Tri Rahayu, Setya Ningrum, Yoni Edwar, and Yogi Rizki Oktara. Transformasi Peran Guru Di Era Kecerdasan Buatan : Dari Pengajar Menjadi Fasilitator Digital. 4, no. 2 (2025): 6198–203.
Sitorus, Diska Berliana, Ruth Yuni, Lisa Simangunsong, et al. Transformasi Model Pembelajaran Dari Teacher-Centered Menuju AI- Enhanced Learning Dalam Pendidikan Modern. 9, no. 3 (2025): 1724–30.
Susilowati, Eni, Nova Kristian, and Ringgi Candraning Prawerti. “KESIAPAN GURU DAN ADAPTASI PEDAGOGIS TERHADAP PEMBELAJARAN YANG TERINTEGRASI DENGAN KECERDASAN BUATAN DALAM KURIKULUM MERDEKA.” Research and Development Journal of Education 11, no. 2 (2025): 1283. https://doi.org/10.30998/rdje.v11i2.20599.
Tahel, Fithry, Frans Ikorasaki, Erwin Ginting, et al. Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Artificial Intelligence Dalam Meningkatkan Literasi Digital Guru Sekolah Menengah Pertama. 2, no. 1 (2026): 21–31.
Widodo, Dwi Adhi, and Syaiful Hadi. TRANSFORMASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ERA KECERDASAN DIGITAL: ANALISIS KONSEPTUAL PENDEKATAN, KONTEN, DAN PERAN GURU. n.d.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2008. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=zG9sDAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=metode+penelitian+kepustakaan&ots=P9effPDR-y&sig=A1H_KNqZ6PIRaKHph52A0Cy8cIM.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)
