Analisis Strategi Ekuivalensi Dalam Penerjemahan: Kajian Literatur Tentang Batas Keterbacaan Dan Keterfahaman Teks Terjemahan

Authors

  • Diva Sekar Nur Haqim Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Astri Khodimatus Sholihah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Channah Qotrunnada Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Akmaliyah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36668/jal.v14i2.1650

Abstract

seringkali kita dihadapkan pada tembok budaya dimana tidak adanya kesamaan istilah yang satu dengan yang lain. Selain budaya masih banyak lagi faktor lain yang menyebabkan adanya ketidakekuivalenan makna istilah dari bahasa yang satu dengan yang lainnya. masalah yang dihadapi oleh ekuivalensi itu sendiri adalah ketidakekuivalennya antara dua kata, yakni kata dalam bahasa sumber dan bahasa yang dituju.  Hal ini begitu penting karena ekuivalensi suatu teks merupakan unsur terpenting dalam penerjemahan. Tujuan Penelitian ini yaitu : (1) Mendeskripsikan konsep dan jenis strategi ekuivalensi yang digunakan dalam penerjemahan, (2) Menjelaskan batas-batas keterbacaan dan keterfahaman dalam teks terjemahan, dan (3) Menganalisis hubungan antara strategi ekuivalensi dengan keterbacaan dan keterfahaman berdasarkan kajian pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi dokumen/ teks (document study). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) strategi ekuivalensi memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kualitas sebuah terjemahan, khususnya dalam kaitannya dengan aspek keterbacaan (readability) dan keterfahaman (comprehensibility), (2)  strategi ekuivalensi juga berperan besar dalam meningkatkan keterfahaman makna. Melalui strategi ekspisitasi, adaptasi, dan kompensasi, penerjemah dapat menjelaskan makna implisit, menyesuaikan unsur budaya, dan menjaga nuansa idiomatik sehingga pesan dapat dipahami secara utuh oleh pembaca, dan (3) keterbacaan dan keterfahaman merupakan dua aspek yang saling melengkapi. Teks yang mudah dibaca belum tentu mudah dipahami, dan sebaliknya. Oleh karena itu, kualitas terjemahan yang ideal hanya dapat dicapai apabila penerjemah mampu menyeimbangkan keduanya melalui pemilihan strategi ekuivalensi yang tepat dan sesuai konteks. Hasil terjemahan yang baik tidak hanya akurat secara semantik, tetapi juga komunikatif, mengalir secara alami, dan relevan bagi pembaca sasaran.

Kata Kunci : Keterbacaan, Keterfahaman, Strategi ekuivalensi

References

Acar, Alpaslan, and Korkut Uluç ???SA?. “Readability and Comprehensibility in Translation Using Reading Ease and Grade Indices.” International Journal of Comparative Literature and Translation Studies 5, no. 2 (2017): 47. https://doi.org/10.7575/aiac.ijclts.v.5n.2p.47.

Achmad, Daffa, Rivaldy Syifa, Bilqis Tsaniya, Toto Edidarmo, Islam Negeri, Syarif Hidayatullah, Universitas Islam, Negeri Syarif, and Hidayatullah Jakarta. “Konsep Terjemah Arab-Indonesia Dan Kontribusinya Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta , Indonesia Dalam Khazanah Keilmuan , Budaya , Dan Keagamaan Di Indonesia . Sejak Dahulu , Bahasa Salah Satu Tantangan Utama Yang Seri” 08 (2025): 152–68.

Bakar, H M Yunus Abu. “Ilmu Terjemah Bahasa Arab Perspektif Filsafat Ilmu Mayoritas Berbahasa Arab .” 08 (2025): 15–36.

Hadi, Moh. Solikul, “Implementasi Model Pengembangan Multiple Intellegence Dalam Meningkatkan Kecerdasan Natural Peserta Didik Melalui Metode Project Based Learning Di Kelas X Manpk Yogyakarta Pada Mata Pelajaran Fikih,” 2018, 152 <https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/33289/>

Hadi, Moh. Solikul, M. Sayyidul Abrori, dan Dwi Noviatul Zahra, “Pengembangan Multimedia Interaktif Macromedia Flash Profesional 8 Pada Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Kelas X Semester Genap Di Man 1 Yogyakarta,” At-Tajdid?: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 3.2 (2020), 148 <https://doi.org/10.24127/att.v3i2.1123>

Hadi, Moh Solikul, Abdul Kahfi Amrullah, dan Khoerul Anwar, “Journal of Islamic Scriptures in Non-Arabic Societies Membentuk Peserta Didik Menjadi Pribadi Ulul al-bab Prespektif,” 1.1 (2024), 61–62

Haq, Muhammad Zairul. “Arabic Idiomatic Translation Problems To Indonesian Problematika Penerjemahan Idiomatik Arab Ke Indonesia.” MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 2, no. 1 (2022): 15–30.

Kolahi, Sholeh, and Elaheh Shirvani. “A Comparative Study of the Readability of English Textbooks of Translation and Their Persian Translations.” International Journal of Linguistics 4, no. 4 (2012): 344–61. https://doi.org/10.5296/ijl.v4i4.2737.

Luthfi Mustika Framesthia, Salma Khoerunnisa, Shofiyah Al Izzah, Mohamad Zaka Al Farisi, Rinaldi Supriadi. “Analisis Perbandingan Teknik Penerjemahan Arab-Indonesia Pada Google Translate Dan ChatGPT (Kajian Sintaksis: Kalimat Verba Dan Nomina).” Ihtimam: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab- 7, no. 2 (2024): 114–27.

Majid, Muhamad Nurkolis, Muhamad Bagus Hermawan, and Istanbul Sabahattin. “Perbandingan Hasil Terjemah Arab – Indonesia Antara ChatGPT Dan Gemini AI UIN Sunan Gunung Djati Bandung , Indonesia Islam Dan Berbagai Negara Muslim Di Dunia 1 . Bahasa Arab Juga Merupakan Bahasa Al- Dalam Dunia Akademik , Terutama Ketika Kita Sering Ber.” Ihtimam Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 07 (2024): 1–21.

Moh. Solikul Hadi, Muhammad Nuril Anam, M. Sayyidul Abrori, “Reconstruction Of Martin Heiddeger’s Thinking Existentialism Model on Education inThe Industrial Era 4.0,” Journal of Research in Islamic Education, 03.02 (2021), 47–58

Moh. Solikul Hadi, Dkk, “Efektifitas Instrumen Penilaian Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Peserta Didik Di Smk Muhammadiyah Mlati Yogyakarta,” Berkala Ilmiah Pendidikan, 4.1 (2024), 28–34 https://doi.org/10.51214/bip.v2i2.427

Muhammad, Pangeran, and Faqih Syafaat. “Ekuivalensi Dalam Penerjemahan Oleh?: Pangeran Muhammad Faqih Syafaat,” 2018.

Mutmaimah, Mia. “Ekuivalensi Gramatikal Bahasa Arab Dan Bahasa Indonesia Dalam Penerjemahan,” 2023.

Oktafiana, Yezi, and Galih Wibisono. “Ekuivalensi Terjemahan Subtitle Film Better Days ??????Versi Bahasa Mandarin (Bsu) Dengan Versi Bahasa Indonesia (Bsa).” Jurnal Pendidikan Bahasa Mandarin Unesa 3 (2020): 1–15.

Rudianto, Gaguk, and Yunisa Oktavia. “TEORI DAN PRAKTEK EQUIVALENSI DALAM PENERJEMAHAN ENGLISH-INDONESIA.” Jurnal Ide Bahasa 3., no. 1 (2021): 21–28.

Suhardi, Pratomo Widodo, and Teguh Setiawan. “EKUIVALENSI NAMA DIRI DALAM BAHASA ASING KE DALAM BAHASA INDONESIA.” LITERA 18, no. 1 (2019): 1–16. http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/.

Susmita, Noni Anggun, and Yayan Nurbayan. “Studi Analisis Konten Kanal Arab Podcasts Pada Tema Istima’ Bahasa Arab Tingkat Pemula Dan Menengah.” Ihtimam: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 6, no. 2 (2023): 67.

Rahardjo, M. (2010). Jenis Dan Metode Penelitian Kualitatif. Https://Uin- Malang.Ac.Id.

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. EDUMASPUL: Jurnal Pendidikan, 6(1).

Sibawaihi, Mohd. Arifullah, Moh. Solikul Hadi, “Implementing Multicultural Education in Indonesian State Islamic Universities?: Case Studies of UIN Sunan Kalijaga and UIN Sulthan Thaha Saifuddin,” 14.1 (2025), 1–14 https://doi.org/10.14421/jpi.2025.141.1-14

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif, Dan Konstruktif. Bandung, Alfabeta, 2017

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills, CA: Sage Publications.

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Strategi Ekuivalensi Dalam Penerjemahan: Kajian Literatur Tentang Batas Keterbacaan Dan Keterfahaman Teks Terjemahan . (2025). AL-MANAR : Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 14(2), 638-654. https://doi.org/10.36668/jal.v14i2.1650