SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PEREMPUAN DARI MASA KLASIK, SEBELUM DAN SESUDAH KEMERDEKAAN INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.36668/jal.v9i1.132Keywords:
Pendidikan Perempuan, Sejarah Pendidikan Perempuan, Pendidikan Islam Perempuan.Abstract
Pendidikan untuk perempuan sudah mendapatkan perhatian sejak masa Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم .Beliau sudah memperlakukan perempuan dengan baik sama halnya dengan laki-laki terutama dalam pengajaran dan pembelajaran ilmu, khusunya ilmu pendidikan islam. Hal ini terbukti dengan kesediaan beliau dalam memberikan pengajaran langsung kepada kaum perempuan yang ingin menimba ilmu. Pada masa sebelum kemerdekaan, rakyat indonesia mengalami diskriminasi pendidikan. Rakyat tidak bisa mengenyam pendidikan sampai ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mereka hanya merasakan pendidikan rendah untuk diperdayakan tenaganya oleh kolonial Belanda. Pada masa inilah muncul tokoh-tokoh perempuan indonesia yang memperjuangkan hak-hak pendidikan dan hak bersekolah untuk kaum perempuan antara lain : Raden Ajeng Kartini, Dewi Sartika, Rohana Kudus, Rohmah El-Yunusiyah, Rasuna Said, Siti Walidah, dan sosok laki-laki KH. Ahmad Dahlan. Melalui tangan-tangan merekalah pendidikan islam untuk perempuan bisa berdiri kokoh. Sedangkan pada masa sesudah kemerdekaan, hikmah akan kemerdekaan berimbas pada kebebasan memperoleh hak pendidikan pada setiap warga negara terutama bagi perempuan, dan terbebas dari belenggu diskriminasi pendidikan. Mereka berhak bersekolah dan mengenyam pendidikan sampai ke tingkat yang lebih tinggi sampai sekarang.Downloads
Published
2020-06-30
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish in AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)
How to Cite
SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM PEREMPUAN DARI MASA KLASIK, SEBELUM DAN SESUDAH KEMERDEKAAN INDONESIA. (2020). AL-MANAR : Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 9(1), 33-54. https://doi.org/10.36668/jal.v9i1.132
