Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Jinayah Kelas XI MA Ma’arif Roudlotut Tholibin Metro
DOI:
https://doi.org/10.36668/jal.v14i1.1266Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan atau metode pembelajaran berdiferensi pada mata pelajaran Fiqih jinayah dan juga dampak dari penerapan metode tersebut di MA Ma’arif Roudlotut Tholibin Metro. Adapun permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa, serta keberagaman perbedaan dalam hal pengetahuan, kemampuan dalam proses belajar, perbedaan budaya serta gaya belajar siswa dalam belajar, dalam permasalahan tersebut akan membutuhkan pembelajaran yang berdiferensiasi, begitupum pada fiqih jinayah. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitataif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, subjek penelitiannya yaitu guru mata pelajaran Fiqih, dan siswa siswi kelas XI MA Ma’arif Roudlotut Tholibin, kemudian didukung dengan data observasi dan diperkuat dengan bukti dokumenter berupa hasil wawancara dan foto-foto. Uji keabsahan datanya menggunakan triangulasii data dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan yaitu wawancara observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu berfokus pada penyesuaian metode pembelajaran berdiferensiasi dan materi pembelajaran yang akan mendapatkan dasar yang kuat. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik individu siswa agar sesuai dengan tingkat pemahaman, gaya belajar, kecepatan belajar, minat, dan kebutuhan belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih Jinayah Kelas XI MA Ma’arif Roudlotut Tholibin.
References
Abdul Aziz. (2020). Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penerbit Erlangga, hal. 78-80.
Alfansyur, A., & Andarusni. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 5(2), 148-149.
Arikunto, S. (2006). Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Jakarta: Hidakarya Agung.
Aydin, S. (2020). Students’ perceptions of differentiated instruction in a language classroom. International Journal of Educational Sciences, 32(3), 235-244.
Firmansyah, D., & Dede. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85-114.
Hall, T., Strangman, N., & Meyer, A. (n.d.). Differentiated instruction and implications.
Heacox, L. (2017). Differentiated Instruction in the Regular Classroom: How to Reach and Teach All Learners, Grades 3-12. Minneapolis: Free Spirit Publishing, hal. 20-25.
Hidayat, Rizki Surya, Hernisawati Hernisawati, & M Sayyidul Abrori. (2024). Penerapan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada pembelajaran PAI di SMP Al-Hikam Sendang Mulyo. Berkala Ilmiah Pendidikan, 4(2), 266–273.
Maslow, A. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370-396.
Meleong, L. J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, hlm. 184.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. hlm. 14-15.
Pintrich, P. R., & Schunk, D. H. (2002). Motivation in Education: Theory, Research, and Applications. New Jersey: Pearson, hlm. 65-70.
Prasetyo, A. (2017). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap pemahaman konsep siswa dalam pendidikan agama. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 56-67.
Sakur, Abdul, Jaenullah Jaenullah, & Siti Roudhotul Jannah. (2022). Implementasi pendidikan agama Islam terhadap karakter siswa di SMA Al-Hidayah Way Seputih Lampung Tengah. Jurnal Al-Qiyam, 3(1), 42–51.
Santangelo, T., & Tomlinson, C. A. (2012). Teacher preparation for differentiated instruction: Creating a continuum of teacher development. Journal of Teacher Education, 63(3), 246-257.
Shihab, M. Q. (1994). Membumikan Al-Qur'an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Mizan, hal. 113-115.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta, hlm. 37.
Soekamargono, S. (2010). Filsafat dan Pengetahuan. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, h. 9.
Supriyono. (2018). Penerapan diferensiasi dalam pembelajaran di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 120.
Tomlinson, C. A. (2001a). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms. Alexandria, VA: ASCD, hlm. 15.
Tomlinson, C. A. (2001b). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners. Virginia: ASCD, hlm. 12-15.
Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara, hlm. 55.
Hasil wawancara bersama ibu Siti Makhrusoh, (Guru Mapel Fiqih MA Ma’arif Roudlotut Tholibin), 25 Februari 2025.
Hasil wawancara bersama Rika Ayu Diah (Siswi MA Ma’arif Roudlotut Tholibin), 25 Februari 2025.
Hasil wawancara bersama Indri Astuti(Siswi MA Ma’arif Roudlotut Tholibin), 25 Februari 2025.
Zimmerman, B. J. (2002). Self-regulated learning and academic achievement: An overview. Educational Psychologist, 25(1), 3-17.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in AL-MANAR: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)
