Peran Kegiatan Ekstrakurikuler ROHIS (Kerohanian Islam) dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMAN 1 Sekampung

Authors

  • Dewi Munawaroh Universitas Ma'arif Lampung, Indonesia
  • Dedi Setiawan Universitas Ma'arif Lampung, Indonesia
  • Nurul Aisyah Universitas Ma'arif Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36668/jal.v14i1.1250

Abstract

Penurunan kualitas karakter religius pada siswa, seperti rendahnya kedisiplinan, kurangnya empati, dan perilaku menyimpang, menjadi tantangan dalam dunia pendidikan. Di SMAN 1 Sekampung, ekstrakurikuler ROHIS (Kerohanian Islam) dirancang sebagai solusi untuk menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter religius siswa. Berbagai kegiatan seperti keputrian, baca tulis Al-Qur'an, dan dakwah melalui da’i, qira’, serta hadroh, menjadi media efektif dalam pembentukan akhlak mulia, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan rasa hormat dan toleransi antar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pembimbing ROHIS, siswa, dan guru Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sekampung. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Fokus penelitian adalah Peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam menanamkan tujuh indikator karakter religius, yaitu empati, hati nurani, kontrol diri, rasa hormat, kebaikan hati, toleransi, dan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ROHIS efektif dalam membentuk karakter religius siswa. Siswa yang aktif dalam kegiatan ini menunjukkan perubahan positif, seperti peningkatan kedisiplinan, kesadaran spiritual, dan perilaku yang lebih menghormati guru serta sesama. Kendala seperti keterlambatan dan benturan jadwal dapat diatasi dengan pendekatan personal dan kesabaran pembina. Program ini tidak hanya memperkuat nilai religius siswa, tetapi juga menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan bernuansa Islami.

References

Amalia, R. “Pengaruh Kegiatan Qiro’ Terhadap Kedisiplinan Dan Ketekunan Siswa Di Sekolah Menengah Atas.” Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 2 (2021): 145–60.

Chan, Faizal, Agung Rimba Kurniawan, Siti Kalila, Fiki Amalia, Devi Apriliani, and Sonya Verta Herdana. “Dampak Bullying Terhadap Percaya Diri Peserta Didik Sekolah Dasar.” PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan Dasar 4, no. 2 (2020): 152–57. https://doi.org/10.24903/pm.v4i2.347.

Destiana, Vina, Lestari Lntan Putri, M Haris Hanafi, M Sofwan Ghalib, and Wismanto Wismanto. “Hakikat Manusia (Perspektif Filsafat Pendidikan Islam).” Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam 2, no. 1 (2024): 70–87. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i1.61.

Hidayatullah, M. “Pengaruh Kegiatan Keagamaan Terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa.” Jurnal Pendidikan Islam 15, no. 2 (2021): 145–58.

Maulana, H. “Seni Islami Sebagai Media Dakwah: Studi Kasus Kegiatan Hadroh Di Sekolah Menengah Islam.” Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam 14, no. 1 (2022): 33–50.

Musbikin, Imam. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Bandung: Nusa Media, 2019.

Opnamiyati, Siti Hayani, and Dien Amalina Nur Asrofi. “Kegiatan Ekstrakurikuler Rohis Sebagai Sarana Pendidikan Karakter.” Educenter?: Jurnal Ilmiah Pendidikan 1, no. 8 (2022): 486–94. https://doi.org/10.55904/educenter.v1i8.336.

Pratiwi, Nuning. “Penggunaan Media Video Call Dalam Teknologi Komunikasi.” Jurnal Ilmiah DInamika Sosial 1, no. 1 (2019): 213–14.

Rahman, A., and M. Hasan. “Efektivitas Program Baca Tulis Al-Qur’an Dalam Meningkatkan Kebiasaan Religius Siswa.” Jurnal Studi Keislaman 8, no. 3 (2020): 221–35.

Rahmawati, S. “Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kontrol Diri Siswa.” Jurnal Ilmu Pendidikan 12, no. 1 (2020): 67–79.

Rapik, Mohamad. “Diskursus Filsafat Ilmu: Dari Peradaban Manusia Ke Peradaban Tuhan.” Titian 1, no. 2 (2019): 156–71. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/titian.v1i2.4225.

Salamah, Nur, Hamidah, and Manalullaili. “Pemanfaatan Seni Hadrah Sebagai Media Komunikasi Dakwah Islam.” J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam 4, no. 1 (2023): 1–10. https://doi.org/10.53429/j-kis.v4i1.670.

Sari, F. “Peran Kegiatan Keputrian Dalam Pembentukan Karakter Islami Remaja Perempuan.” Jurnal Pendidikan Dan Studi Gender Islam 6, no. 1 (2021): 98–115.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alphabet, 2019.

———. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Alvabeta, 2015.

Susanto, A. “Kontribusi Ekstrakurikuler ROHIS Dalam Meningkatkan Kesadaran Beribadah Dan Kepedulian Sosial.” Jurnal Studi Islam 10, no. 3 (2021): 203–17.

Syahputra, I. “Dampak Pelatihan Da’i Terhadap Keterampilan Komunikasi Dan Kepercayaan Diri Siswa Muslim.” Jurnal Ilmu Dakwah 10, no. 2 (2019): 87–103.

Yuliana, Inka, and Dartim Dartim. “Peran Ekstrakurikuler Rohis Dalam Pembentukkan Akhlak Siswa Sma Negeri 1 Tayan Hilir.” Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices 6, no. 1 (2022): 108–20. https://doi.org/10.23917/iseedu.v6i1.20542.

Zafirah, Mufidah, Didik Himmawan, and Ahmad Khotibul Umam. “Pengaruh Kegiatan Keputrian Pada Ekskul Rohani Islam (ROHIS) Dalam Pembentukan Akhlak Muslimah Di SMA Negeri 1 Lohbener.” Journal Islamic Pedagogia 3, no. 2 (2023): 115–22. https://doi.org/10.31943/pedagogia.v3i2.94.

Downloads

Published

2025-03-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Kegiatan Ekstrakurikuler ROHIS (Kerohanian Islam) dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMAN 1 Sekampung. (2025). AL-MANAR : Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 14(1), 69-90. https://doi.org/10.36668/jal.v14i1.1250